Desain Calon SUV Listrik Toyota ‘Adik’ bZ4X Bocor, Dimensi Kompak Mirip C-HR

CANBERRA, Carvaganza – Sebuah paten desain model crossover mirip Toyota bZ4X muncul di IP Australia Department of Industry, Innovation and Science. Wujudnya yang berdimensi lebih kompak diyakini akan menjadi model elektrik untuk mengisi segmen di bawah bZ4X, yang belum lama ini dipamerkan di Indonesia.

Melihat bentuknya yang sangat mirip, bukan tidak mungkin kalau model ini juga menjadi model bertenaga listrik murni. Karena wujud dan desainnya yang mirip dengan bZ4X dan bZ3, calon model baru ini diyakini akan mengusung nama bZ2X yang berdimensi lebih ringkas.

[related by="category" jumlah="2" mulaipos="1"]

Lihatlah, di bagian wajahnya mengadopsi rumah lampu berbentuk C-shaped yang sempit dan panjang. Kalau diamati lebih jeli, sorot depan juga sangat mirip crossover Ferrari Purosangue yang baru mendebut global. Kemudian rancangan desain kisi-kisi depan gaya jaring lebar heksagonal. Mengingatkan kita pada jenis kendaraan listrik bZ4X. Dari sisi bodi, tata letak keseluruhan mobil baru ini sangat kompak. Fender depan maupun belakang besar, membentuk visual bodi lebar. 

[related by="category" jumlah="2" mulaipos="3"]

Meski bodi gambar paten itu berstruktur empat pintu, pada bagian belakang memiliki desain pintu tersembunyi, mirip dengan C-HR. Kendaraan ini juga mengadopsi warna bodi dual tone. Atap bagian belakang dan separuh bodi depan terlihat seperti dua struktur yang ditempatkan bersama. Bentuknya sangat modis. Bumper banyak sekali memiliki lipatan tajam, ditambah desain velg yang bergaya sporty. Kemudian, tentu saja tidak ditemukan pipa knalpot. 

Baca Juga: Generasi Baru Subaru Crosstrek Debut Tinggalkan Nama XV

Bagian belakang mobil, dilengkapi dengan spoiler dan lampu ekor memiliki desain strip panjang. Selain itu, bentuk buritan mobil sangat kompleks. Kombinasi multi-line dan multi-level membuat bagian belakang tampak seperti tiga dimensi yang unik. Saat ini, hanya ada gambar paten dari penampilan eksterior. Belum terungkap seperti apa desain interiornya. Kemungkinan tak jauh-jauh dari keluarga bZ series. 

Ukuran pun belum dapat dipastikan. Namun kita masih bisa menebak dari spek Toyota bZ3. Unit menggunakan baterai BYD Blade LFP. bZ3 adalah mobil penggerak roda belakang. Motor ‘TZ200-XS002’ terpasang dalam dua tipe: 183 hp di model dasar dan 244 hp buat spesifikasi teratas. Kecepatan tertinggi dibatasi hingga 160 km/jam bagi kedua versi. Ukuran tubuh: 4.725 mm x 1.835 mm x 1.475 mm plus jarak sumbu roda 2.880 mm dan berat 1.835 kg. Sedangkan profil ban opsional, berukuran 16 inci atau 18 inci.

Toyota Small SUV EV

[related by="category" jumlah="2" mulaipos="5"]

Kalau betul gambar paten merupakan Toyota bZ2X, kemungkinan spesifikasinya akan mirip dengan bZ3X. Untuk urusan teknologi mobil listrik murni (EV), Toyota memang tertinggal. Demi menyusul tren global, mereka banyak menjalin kerja bareng pabrikan Cina. Perusahaan membeli teknologi dari pabrikan lain. Awal tahun ini, Toyota meluncurkan bZ4X besutan GAC-Toyota. Faktanya, motor listrik tertanam disediakan oleh GAC. 

Lantas cara lain dilakukan dalam membesut bZ3 sebagai produk massal, yaitu dengan Toyota pergi ke BYD. Tepatnya, ke perusahaan bernama Fudi Industrial, sebuah anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh BYD dan menjual teknologi EV ke produsen mobil lain. Namun mengenai struktur rancang bangun kendaraan, berpijak pada arsitektur e-TNGA milik Toyota sendiri. Sedangkan teknologi untuk mobil yang disinyalir Toyota bZ2X masih misteri.
(ANJAR LEKSANA / WH)

Baca Juga: Sebelum Rilis Tahun Depan, Maserati Granturismo Terbaru Sudah Buka Selubung

Sumber: Drive

Artikel ini bersumber dari : carvaganza.com.

Tinggalkan komentar