Mengenal Toxic Parenting: Tanda-tanda, Penyebab, Dampak Bahaya, dan Cara Mengurangi

Nakita.id/Shannon

Moms, yuk kenalan lebih lanjut terkait toxic parenting. Mulai dari tanda-tanda, penyebab, dampak bahaya, hingga cara menguranginya.

[related by="category" jumlah="2" mulaipos="1"]

Nakita.id – Apakah Moms pernah mendengar istilah toxic parenting?

Istilah toxic parenting ini mungkin baru dikenal di sebagian besar kalangan orangtua milenial.

Generasi zaman dulu belum tentu mengenal istilah toxic parenting ini.

Namun, tak ada salahnya bagi Moms belajar dan mengenalkan istilah unik ini.

Sebagai informasi, toxic parenting merupakan sebuah pola asuh yang yang membuat anak menjadi tidak nyaman sehingga kesehatan psikologisnya terganggu.

[related by="category" jumlah="2" mulaipos="3"]

Dalam kasus ini, orangtualah yang merupakan pelaku toxic parenting.

Kenapa? Karena orangtua yang seharusnya memberikan pola asuh yang baik untuk tumbuh kembang anaknya, Moms.

Nah, jika kita sendiri yang memberikan pola asuh yang toksik, akibatnya anak merasa tidak sehat secara emosional. Bahkan, bisa berkepanjangan hingga dewasa nanti.

Lantas, apa saja tanda-tanda toxic parenting yang kerap ditunjukkan?

Apa saja penyebab dan dampak bahayanya?

Lalu, bagaimana cara mengurangi pola asuh berbahaya ini?

Baca Juga: Hindari Toxic Parenting yang Dapat Membahayakan Tumbuh Kembang Anak Dengan Ragam Produk Dari Konicare Baby Care Products dan Mom & Family Care Product

[related by="category" jumlah="2" mulaipos="5"]

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

PROMOTED CONTENT


Video Pilihan


Artikel ini bersumber dari : nakita.grid.id.

Tinggalkan komentar