Pacu Double Track, Gelar Workshop Desain Grafis

KEPANJEN – Pembekalan kemampuan siswa menjadi aspek penting program double track yang digeber SMAN 1 Kepanjen. Seperti yang tersaji dalam Workshop Desain Grafis dan Jurnalistik di Aula SMAN 1 Kepanjen (19/9).

Sebanyak 68 siswa ikut ambil bagian dalam program hasil kerja sama dengan Jawa Pos Radar Malang tersebut. Peserta terlihat bersemangat mengikuti workshop bersama
para guru pendamping. Mereka adalah Welly Agung Kusuma Riva SKom, Reni Ike Sulistyowati MPd, Elan Frido Rinda MPd, dan Nurul Khasanah SPd.

Mereka yang mengikuti pelatihan adalah siswa peserta double track bidang desain grafis, bidang tata boga dan ekstrakurikuler jurnalistik. Dalam paparannya, Koordinator Layouter dan Desain Grafis Jawa Pos Radar Malang Nur Rio Saputro banyak memberi tips dan triks meracik layout dan desain grafis kekinian. Termasuk penerapan di media.

Pelatihan berlangsung gayeng, karena para siswa antusias belajar selama workshop berlangsung. Apalagi selain teori, siswa juga diberikan contoh pengerjaan desain yang tidak hanya estetis namun juga informatif. ”Desain yang baik adalah dapat menyajikan informasi yang utuh dan mudah dipahami oleh yang melihatnya’,’ ujar Nur Rio.

[related by="category" jumlah="2" mulaipos="1"]

Program double track merupakan pengembangan Kurikulum Program SMA/MA yang disusun oleh pihak Dinas Pendidikan, UPT Pusat Pelatihan dan Sertifikasi Profesi BPPU ITS serta mitra Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Program ini dikembangkan berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) sehingga sesuai dengan kebutuhan Industri.

ANTUSIAS: Salah satu siswi peserta workshop menimba ilmu saat sesi tanya jawab.

”Selain itu, Sistem pengelolaan pelatihan, monitoring, evaluasi dan pema gangan siswa program ini dilak sanakan secara terintegrasi meng gunakan sistem online ataupun offline,” ujar Kepala SMAN 1 Kepanjen Sugeng Satri Utomo SPd MPd. (tik/nay)

KEPANJEN – Pembekalan kemampuan siswa menjadi aspek penting program double track yang digeber SMAN 1 Kepanjen. Seperti yang tersaji dalam Workshop Desain Grafis dan Jurnalistik di Aula SMAN 1 Kepanjen (19/9).

Sebanyak 68 siswa ikut ambil bagian dalam program hasil kerja sama dengan Jawa Pos Radar Malang tersebut. Peserta terlihat bersemangat mengikuti workshop bersama
para guru pendamping. Mereka adalah Welly Agung Kusuma Riva SKom, Reni Ike Sulistyowati MPd, Elan Frido Rinda MPd, dan Nurul Khasanah SPd.

Mereka yang mengikuti pelatihan adalah siswa peserta double track bidang desain grafis, bidang tata boga dan ekstrakurikuler jurnalistik. Dalam paparannya, Koordinator Layouter dan Desain Grafis Jawa Pos Radar Malang Nur Rio Saputro banyak memberi tips dan triks meracik layout dan desain grafis kekinian. Termasuk penerapan di media.

[related by="category" jumlah="2" mulaipos="3"]

Pelatihan berlangsung gayeng, karena para siswa antusias belajar selama workshop berlangsung. Apalagi selain teori, siswa juga diberikan contoh pengerjaan desain yang tidak hanya estetis namun juga informatif. ”Desain yang baik adalah dapat menyajikan informasi yang utuh dan mudah dipahami oleh yang melihatnya’,’ ujar Nur Rio.

Program double track merupakan pengembangan Kurikulum Program SMA/MA yang disusun oleh pihak Dinas Pendidikan, UPT Pusat Pelatihan dan Sertifikasi Profesi BPPU ITS serta mitra Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Program ini dikembangkan berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) sehingga sesuai dengan kebutuhan Industri.

ANTUSIAS: Salah satu siswi peserta workshop menimba ilmu saat sesi tanya jawab.

”Selain itu, Sistem pengelolaan pelatihan, monitoring, evaluasi dan pema gangan siswa program ini dilak sanakan secara terintegrasi meng gunakan sistem online ataupun offline,” ujar Kepala SMAN 1 Kepanjen Sugeng Satri Utomo SPd MPd. (tik/nay)

Artikel ini bersumber dari : radarmalang.jawapos.com.

Tinggalkan komentar