TP-PKK HSU gelar Sosialisasi Parenting Pola Asuh Anak dan Remaja

AMUNTAI, infobanua.co.id – Guna mewujudkan generasi yang cerdas dan sehat dimasa yang akan datang, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) lakukan Sosialisasi Parenting Pola Asuh Anak dan Remaja.

Sosialisasi tersebut, juga dihadiri Wakil Ketua TP-PKK HSU Erlian Noor Fauziah Husairi, beserta kepengurusan anggota TP-PKK HSU, Rabu (7/9/2022)

banner 325x300

Pada pembukaannya Wakil Ketua TP-PKK HSU Erliani Noor Fauziah Husairi menyampaikan, melalui sosialisasi ini agar nantinya dapat menambah wawasan, pengetahuan dan keterampilan dalam pola asuh anak dan remaja, sehingga dapat mewujudkan generasi yang cerdas dan sehat.

“Mengasuh anak adalah proses mendidik agar kepribadian anak dapat berkembang dengan baik, dan ketika dewasa menjadi orang yang mandiri serta bertanggung jawab, dan mengasuh anak sebaiknya disesuaikan dengan tahap perkembangan anak,” ucapnya.

[related by="category" jumlah="2" mulaipos="1"]

Ia menambahkan, pola asuh anak dalam keluarga merupakan usaha orang tua dalam membina dan membimbing anak baik jiwa maupun raga sedari lahir.

“Sebelum membimbing anak, terlebih dahulu orang tua memperbaiki diri, siapkan bibit unggul jika mengharapkan hasil yang unggul, selanjutnya gaya pola asuh yang memiliki dua elemen penting, yakni respon orang tua dan tuntutan orang tua,” tambahnya.

Seiring dengan perkembangan zaman, Erlian Noor mengatakan bahwa orang tua dituntut untuk selalu waspada dan mawas diri dalam segala hal, serta dapat menjadikan moment tersebut untuk dapat mengakses segala informasi yang positif bagi perkembangan pola pikir anak.

“Tidak kalah pentingnya adalah orang tua harus melakukan pendampingan kepada anak dalam mengambil keputusan, agar anak merasa selalu diperhatikan yang akan membuat anak tenang dan tidak ragu-ragu lagi,” katanya.

Selain itu ia menuturkan, terdapat banyak faktor yang turut membentuk kepribadian dan karakter anak dan remaja, seperti pola asuh, lingkungan, keluarga, keagamaan, budaya, ekonomi, sosial dan pendidikan.

[related by="category" jumlah="2" mulaipos="3"]

“Karenanya anak harus mendapatkan pendidikan dan pembinaan yang serius sejak dini sehingga dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan fisik maupun mental yang berdampak pada peningkatan prestasi belajar, etos kerja, produktivitas yang akhirnya anak mampu mandiri dan mengoptimalkan potensi yang dimilikinya,” tuturnya.

Lebih lanjut ia mengharapkan, kepada orang tua ataupun para tenaga pendidik agar selalu berupaya meningkatkan wawasan, pengetahuan dan pemahaman tentang pendidikan parenting.

“Sebagai orang tua, pengelola atau guru hendaknya selalu berupaya meningkatkan keterampilan, kemampuan dan kapasitasnya serta metode pendidikan pembelajaran agar lebih mudah dan efektif dalam mendidik, agar kelak mereka tumbuh dewasa menjadi generasi yang cerdas, berkualitas dan memiliki akhlak yang mulia,” pungkasnya.

Fai/IB

banner 325x300


Artikel ini bersumber dari : infobanua.co.id.

Tinggalkan komentar