Asam Folat untuk Ibu Hamil, Apa Saja 4 Manfaatnya?

Posted on

Perempuan yang sedang menjalani masa kehamilan memang harus memenuhi kebutuhan nutrisinya hingga mikronutrien sekalipun. Salah satunya adalah asam folat untuk ibu hamil juga termasuk penting bagi kesehatan janin mereka. Perannya adalah untuk mencegah cacat lahir pada saraf dan otak bayi.

Manfaat Asam Folat untuk Ibu Hamil

Asam folat merupakan bentuk lain dari vitamin B9. Jumlah asupan asam folat yang direkomendasikan adalah sekitar 6000 mikrogram setiap harinya. Bagi ibu hamil yang pernah melahirkan dengan kondisi bayi cacat tabung saraf, maka kebutuhan folat harus ditingkatkan hingga 4000 mcg.

1. Menurunkan Resiko Cacat Tabung Saraf

Asam Folat untuk Ibu Hamil

Senyawa asam folat akan berperan dalam membantu tabung saraf bayi bisa berkembang dalam kondisi lebih baik. Selain itu, folat juga mampu menghindarkan janin dari resiko cacat tabung saraf misalnya spina bifida dan anensefali. Sangat penting bagi Anda untuk mengenali istilah seperti ini dalam ilmu parenting.

Anensefali merupakan kondisi bayi lahir tanpa tulang tengkorak dan otak. Bayi dengan keadaan seperti ini pada umumnya akan meninggal setelah lahir. Sementara spina bifida adalah kelainan yang membuat bayi mempunyai celah di tulang belakang sehingga akan mengalami berbagai komplikasi.

2. Mencegah Resiko Keguguran

Asupan asam folat yang cukup baik sebelum atau selama hamil juga diyakini mampu mencegah resiko terjadinya keguguran. Kondisi ini adalah hilangnya kehamilan atau bisa dikatakan sebaagi kematian janin ketika kehamilan masih tergolong muda. Biasanya terjadi pada usia kehamilan kurang dari 20 minggu.

Baca Juga :   Suplemen yang Bagus untuk Ibu Hamil, 5 Rekomendasi untuk Janin Sehat!

Tidak hanya keguguran saja, asam folat pun dipercaya bisa menurunkan resiko terjadinya gangguan kehamilan lain. Misalnya gangguan pertumbuhan janin dalam  kandungan atau kelahiran prematur. Untuk penjelasan lebih lengkapnya, Anda bisa mengunjungi kategori blog pada artikel lainnya.

3. Mencegah Resiko Preeklamsia

 

Ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa ibu hamil bisa mendapatkan asupan asam folat cukup sejak trimester kedua mempunyai resiko kecil mengalami pre eklamsia. Keadaan ini adalah komplikasi kehamilan dengan beberapa gejala seperti bengkak, tekanan darah tinggi hingga protein tinggi pada urine.

Apabila menderita preeklamsia, maka akan meningkatkan resiko ibu hamiil mengalami eklamsia atau bahkan kondisi kejang yang sangat berbahaya saat hamil. Selain itu juga akan memperburuk kondisi bayi lahir dengan gejala berat badan di bawah rata-rata.

4. Mencegah Anemia

Asam Folat untuk Ibu Hamil

Manfaat asam folat untuk ibu hamil berikutnya adalah mampu mencegah anemia. Kurang darah tentu menjadi salah satu masalah yang ternyata masih dialami oleh bumil di seluruh dunia termasuk juga Indonesia. Apabila hal ini terjadi, tentu saja akan menimbulkan beragam komplikasi kehamilan.

Ketika anemia terjadi pada ibu hamil, tinggi resikonya akan mengancam nyawa baik ibu maupun janin yang sedang ada di dalam kandungan. Maka dari itu, selama masa kehamilan, sangat penting bagi seorang perempuan menjaga asupan asam folatnya. Anda pun bisa mengonsumsinya dari berbagai sumber.

Sumber Makanan dengan Tinggi Asam Folat untuk Ibu Hamil

Agar asupan asam folat untuk ibu hamil tetap terjaga, Anda bisa memperhatikan asupan makanan harian. Ada beberapa sumber folat yang perlu diketahui. Pertama adalah kacang-kacangan dengan berbagai jenisnya. Misalnya, dalam 177 gram kacang merah mengandung asam folat sebesar 131 mcg.

Baca Juga :   6 Tanda Orang Hamil, Penting Anda Tahu Selain Telat Haid

Anda juga bisa mengonsumsi sayuran hijau lebih banyak lagi. Beberapa contohnya seperti kale dan bayam yang terkenal sebagai makanan rendah kalori namun tinggi kandungan folat. Di dalam 39 gram sayuran bayam, terkandung sebanyak 58,2 mcg asam folat. Selain itu, mudah sekali menemukannya di pasar.

Anda bisa mengonsumsi buah alpukat yang rasanya tidak membosanan. Dalam ½ buah saja sudah mengandung sebanyak 82 mcg asam folat. Beberapa sumber folat lainnya antara lain buah citrus seperti lemon, jeruk nipis, jeruk dan anggur hingga telur dan pisang agar tidak bosan untuk memilih asupan harian.

Sangat penting bagi seorang perempuan menjaga  kebutuhan asam folat untuk ibu hamil. Pasalnya senyawa tersebut berperan cukup besar dalam mencegah terjadinya resiko cacat pada janin. Untuk infomasi tentang kehamilan bermanfaat lainnya, Anda bisa mengakses situs nvintan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *