5 Manfaat Kesehatan Makan Makanan Pedas

Posted on

Manfaat Kesehatan Makan Makanan Pedas – Apa Anda pencinta makanan pedas ? Kemungkinan Anda adalah orang yang tidak dapat terlepas dari rutinitas makan sambal.

Beberapa orang menyenangi kesan panas dan terbakar di lidah, bahkan juga kerap kali membuat suka.

Walau sebenarnya, seringkali hal tersebut membuat hidung dan mata kita berair karena kepedasan.

Ya, saat makanan pedas masuk aliran pencernaan, mulut dan kerongkongan mulai akan hasilkan lendir.

Saat konsumsi makanan pedas, perut dan sisi usus mulai akan keluarkan cairan berlebihan. Ini seperti bersihkan sisi kotor sama air.

“Saat mulut atau kerongkongan Anda berjumpa benda asing yang beresiko, pikirannya ialah cairan itu menolong untuk membersihkan,” ungkapkan Dr Brett Comer, pakar bedah telinga, hidung, dan kerongkongan (THT) di AS diambil dari Time.

Manfaat Kesehatan Makan Makanan Pedas

Manfaat Kesehatan Makan Makanan Pedas
Manfaat Kesehatan Makan Makanan Pedas

Untuk sebagian orang, menurut Comer, lendir extra ini dapat menyebabkan sakit di perut sampai diare.

Walau membuat hidung berair bahkan bisa saja diare, tetapi rupanya makanan pedas banyak memiliki faedah kesehatan.

Ini karena makanan pedas memiliki kandungan senyawa capsaicin yang mempunyai dampak fisiologis baik untuk badan.

1. Turunkan merasa sakit

Sebuah riset mendapati jika therapy capsaicin dapat mengakibatkan “eksitasi” atau rangsangan unik dengan mengamankan tipe reseptor ngilu tertentu.

“Eksitasi ini ke arah pada hati panas atau ngilu yang membakar, dilatasi pembuluh darah, kemerahan di kulit, dan kenaikan temperatur badan,” tutur Anthony Dickenson, profesor neurofarmakologi di University College London (UCL).

Baca Juga :   5+ Cara Menaikkan Berat Badan Saat Hamil, Tetap Aman dan Mudah!

Menurut Dickenson, capsaicin dapat memacu beberapa efek itu baik diberi nama atau dibalurkan di kulit dlaam wujud cream tropis.

Berikut kenapa pada beberapa obat atau cream radang persendian dan ngilu otot kerap kali memiliki kandungan senyawa capsaicin.

Saat eksitasi awalnya berkurang, reseptor ngilu yang terserang umumnya akan jadi lebih sensitif. Perihal ini pula yang dapat kurangi merasa sakit.

“Ada pula koyo (capsaicin) jumlah tinggi yang membuat ujung saraf yang rasakan sakit jadi ‘mati rasa’ secara lokal pada bagian yang ditempeli, dan ini dapat mengakibatkan beberapa minggu pembasmi merasa sakit,” kata Dickenson.

2. Turunkan resiko kematian

Sebuah riset dari China menyangkutkan mengonsumsi makanan pedas dengan tingkat kematian lebih rendah.

Menurut beberapa periset, senyawa capsaicin nampaknya tingkatkan peranan jantung dan metabolisme badan.

3. Memperlambat perubahan sel kanker

Beberapa pakar mendapati bukti jika senyawa ini dapat memacu kematian sel secara sehat.

Dengan proses ini, perubahan sel yang ke arah pada kanker dapat diperlambat, bahkan juga dihindari.

4. Hindari kegemukan

Bukti lain memperlihatkan jika capsaicin dapat tolong turunkan lingkar pinggang Anda.

Menurut sebuah pembahasan riset tahun 2017, makanan pedas mempunyai dampak anti- kegemukan.

Riset 2015 mendapati jika makanan pedas dapat mencegah penumpukan lemak visceral, tipe lemak yang menimbun di usus dan organ yang lain.

Biasanya, tipe lemak ini terkait dengan beberapa penyakit.

5. Jantung lebih sehat

Study kecil lain yang sudah dilakukan pada 36 orang dewasa mendapati jika menambah makanan pedas sepanjang empat minggu tingkatkan beberapa ukuran jantung dan peranan arteri.

Ini dihubungkan dengan perluasan pembuluh darah yang sehat.

Sayang, tidak terang apa konsumsi capsaicin berbentuk suplemen dapat memberi faedah kesehatan sama dengan makanan pedas yang fresh.

Baca Juga :   5+ Tanda Hamil Dilihat dari Wajah, Apa Saja Ciri-Cirinya?

Lepas dari itu, mayoritas riset memperlihatkan menambah makanan pedas pada menu Anda semakin banyak dihubungkan pada faedah kesehatan.

Satu diantaranya ialah keceriaan langsung sesudah makan cabe karena kepuasannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *