Tanda Keputihan Hamil Muda, Berbeda dengan Sebelum Menstruasi

Posted on

Tanda keputihan tanda hamil ternyata berbeda dengan sebelum menstruasi. Mungkin saja Anda belum begitu bisa mengetahui apa saja perbedaannya. Gejala ini memang wajar dialami oleh perempuan. Namun akan memberikan pertanda masing-masing baik kehamilan maupun haid.

Perbedaan Tanda Keputihan Hamil Muda dan Menstruasi

Cairan berwarna putih dari vagina merupakan kondisi yang wajar dialami oleh perempuan ketika menjelang menstruasi. Keputihan ini akan terdiri dari bakteri dan cairan pada organ  kewanitaan. Menjelang menstuasi, kebanyakan wanita akan mengalaminya. Berikut perbedaan tanda keputihan hamil muda:

1. Jumlah Keputihan

Tanda Keputihan Hamil Muda

Anda bisa memperhatikan seberapa banyak keputihan yang keluar. Salah satu tanda keputihan hamil muda dapat dilihat dari jumlahnya. Apabila memang menjadi pertanda kehamilan, maka volumenya akan cenderung lebih banyak dibandingkan  menjelang menstruasi.

Anda bisa mengecek pada tingkat kelembaban dari celana dalam yang sedang digunakan. Bahkan jumlahnya dapat bertambah ketika mendekati proses persalinan. Calon ibu pun bisa memakai pantyliner tanpa kandungan parfum agar tetap nyaman selama beraktivitas di luar ruangan.

2. Warna Keputihan yang Keluar

Tanda Keputihan Hamil Muda

Selanjutnya, Anda juga bisa melihat warnanya sebagai salah satu tanda keputihan hamil muda. Pada umumnya, jika memang menjadi pertanda kehamilan, akan memiliki warna lebih putih dan bening. Tentu sebagai perempuan pun sudah hafal bagaimana warna cairan yang keluar tiap bulannya.

Beberapa perempuan yang akan mendekati masa kehamilan juga mengalami keputihan dengan warna putih sedikit kekuningan. Semua warna sebenarnya aman asalkan tidak mendekati kehijauan dan aromanya pun tidak menyengat. Pengetahuan seperti ini ada dalam ilmu parenting dan wajib Anda tahu.

Baca Juga :   Sakit Pinggang pada Ibu Hamil Trimester Tiga, Berikut 5 Cara Mengatasinya

3. Tekstur dan Aroma dari Keputihan

Tanda Keputihan Hamil Muda

Meski sulit untuk membedakan, namun Anda bisa memperhatikan bagaimana tekstur keputihan yang keluar. Apabila menjadi pertanda dari datangnya kehamilan, maka akan cenderung cair dan lengket. Bagi perempuan yang belum pernah hamil, biasanya akan merasakan keputihan bertekstur kental dan melekat pada celana dalam.

Selanjutnya Anda juga bisa melihat tanda keputihan hamil muda dari aromanya. Cairan pada vagina yang menjadi pertanda kehamilan biasanya mempunyai aroma ringan dan tidak menyengat. Ciri satu ini memang sedikit sulit untuk membedakannya karena banyak perempuan kurang memperhatikannya.

Siklus Keputihan saat Ovulasi dan Menstruasi

Selanjutnya, Anda pun harus tahu bagaimana siklus keputihan yang sebenarnya terjadi agar lebih mudah dalam membedakannya. Menjelang waktu menstruasi, sebagian besar perempuan hanya bisa memproduksi sedikit cairan saja yakni setengah sendok makan atau sekitar 4 ml tiap harinya.

Normalnya cairan berwarna putih akan menjadi lebih bersih dan cair ketika hormon estrogen juga meningkat. Keputihan pada saat siklus menstruasi pun memiliki beberapa fase dengan ciri-cirinya masing-masing.

  • Keputihan saat ovulasi: berwarna putih, berair dan cenderung bersih serta jumlahnya lebih banyak
  • Keputihan setelah ovulasi: masa subur yang usai akan menimbulkan keputihan dengan tekstur lebih tebal namun jumlahnya sedikit
  • Keputihan sebelum menstruasi: cairan keputihan memiliki warna putih dan sedikit flek kekuningan
  • Keputihan setelah menstruasi: keputihan normal akan terjadi seusai masa menstuasi dengan warna sedikit coklat ketika darah kotor sudah meluruh sepenuhnya.

Tanda-Tanda Keputihan yang Harus Anda Waspadai

Tanda Keputihan Hamil Muda

Tidak hanya memperhatikan tanda keputihan hamil muda, saat ini Anda bisa mengecek pada kategori blog apa saja gejala yang umum dialami oleh perempuan. Namun kali ini, sebagai calon ibu harus lebih waspada apabila mengalami ciri-ciri keputihan dengan kondisi sebagai berikut:

  • Timbul rasa gatal di area kewanitaan
  • Muncul bau tidak sedap pada cairan keputihan
  • Muncul sensasi terbakar bersamaan dengan keluarnya cairan keputihan
  • Keputihan berwarna kuning pekat hingga hijau
  • Jumlah cairan keputihan yang lebih banyak daripada biasanya
  • Timbulnya rasa nyeri di bagian pinggul
Baca Juga :   6 Posisi Tidur yang Baik untuk Ibu Hamil sesuai Trimester Kandungan

Apabila Anda mengalami tanda keputihan seperti di atas, maka harus segera melakukan pemeriksaan bersama dokter kandungan. Khususnya jika sudah memasuki masa kehamilan, karena tinggi resikonya mengalami infeksi dan berakibat pada resiko keguguran.

Itulah tadi beberapa tanda keputihan hamil muda yang bisa Anda bedakan dengan menjelang menstruasi. Tentu saja setiap perempuan memiliki kondisi masing-masing. Untuk informasi lain yang bermanfaat, bisa kunjungi situs nvintan khususnya bagi calon ibu agar memperdalam pengetahuannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *